Kertas “bebas kayu” berarti kertas tanpa bubur kayu mekanis untuk pencetakan dan penerbitan. Kertas tanpa lapisan atau kertas tanpa lapisan dikenal sebagai “kertas bebas kayu.”Sebagian besar diproduksi dari bubur kimia dari kapas, linen, atau serat non-kayu lainnya seperti bambu, tebu, atau rami.
Ungkapan “bebas kayu” berasal dari masa lalu ketika kertas dibuat dari kayu bubur, dan karena itu, kertas berubah menjadi kuning dan rusak seiring waktu karena lignin. Lignin adalah polimer alami dalam kayu, yang membuat kertas lebih asam dan membuatnya rentan terhadap degradasi.
Serat kayu dihilangkan sebelum proses pembuatan bubur kertas, sehingga menghasilkan kertas yang lebih tebal, lebih putih, dan tidak terlalu kekuningan. Woodfree Paper memproduksi buku, brosur, surat kabar, majalah, dan alat tulis bisnis di industri percetakan dan penerbitan.
Kertas bebas kayu memiliki banyak keuntungan dibandingkan kertas tradisional yang mengandung kayu. Kemampuan cetaknya yang sangat baik memungkinkan reproduksi gambar, grafik, dan teks yang baik. Selain itu, kertas ini menawarkan kualitas yang lebih baik. kegelapan Hal ini mencegah teks terbaca tembus setelah dicetak di kedua sisi kertas. Selain itu, kertas bebas kayu lebih awet dan lebih tahan terhadap penuaan, sehingga cocok untuk keperluan pengarsipan.
Meskipun industri percetakan mendapat manfaat dari kertas bebas kayu, hal ini juga sangat penting bagi lingkungan. Sumber serat alternatif dapat secara signifikan mengurangi permintaan kayu dan, oleh karena itu, mengurangi deforestasi. Selain itu, kertas bebas kayu yang dapat didaur ulang merupakan pilihan yang lebih ramah lingkungan untuk industri penerbitan dan percetakan.

