Buku yang dijilid dengan teknik jahit tengah cenderung lebih murah untuk diproduksi karena kebutuhan tenaga kerja yang lebih sedikit dalam proses penjilidannya. Ukurannya umumnya lebih kecil daripada buku yang dijilid sempurna sehingga lebih mudah dibawa.
Buku jilid sadel adalah jenis buku jilid sempurna di mana halaman dan sampulnya diikat dengan dua staples yang ditempatkan di sepanjang tulang punggungnya, terlihat dari luar. Staples ini juga dapat berfungsi untuk melindungi dan mengamankan halaman di dalamnya.
Buku yang dijilid dengan staples (saddle- stitch) memiliki daya tahan lebih pendek atau membutuhkan perawatan lebih sedikit dibandingkan buku yang dijilid dengan teknik perfect-bound, karena staples mungkin akan lepas seiring waktu dan halaman-halaman akan terlepas seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, buku yang dijilid dengan staples hanya boleh digunakan untuk buku yang hanya akan dibaca sesekali atau harus tahan terhadap penggunaan yang cukup intensif.
Penjilidan jahit sadel adalah pilihan ekonomis yang sering digunakan saat menjilid pamflet, buklet, dan beberapa jenis buku. Halaman-halaman dikumpulkan dan dijahit melalui lipatannya menggunakan dua jarum; metode ini dapat dilakukan secara manual atau dengan mesin.
Publikasi kecil sering kali menggunakan penjilidan saddle stitch karena sifatnya yang hemat biaya. Metode ini dapat dilakukan dengan cepat baik dengan tangan maupun mesin, menjadikannya pilihan yang menarik untuk cetakan yang lebih sedikit. Saddle stitch juga dapat digunakan pada publikasi yang lebih besar jika halaman perlu dipotong sesuai ukuran sebelum penjilidan dilakukan.
Kelemahan utama penjilidan jahit tengah (saddle stitch) meliputi kurangnya kekuatan dibandingkan dengan penjilidan sempurna (perfect binding) atau penjilidan sampul keras (case binding); oleh karena itu, jahit tengah tidak cocok untuk publikasi yang akan banyak digunakan atau sering dibaca; selain itu, jahit tengah hanya dapat digunakan untuk publikasi yang terdiri dari sedikit halaman.
Meskipun penjilidan jahit tengah memiliki beberapa kekurangan, metode ini tetap menjadi pilihan yang semakin populer untuk berbagai jenis publikasi. Harganya yang terjangkau dan waktu pengerjaannya yang cepat menjadikannya ideal untuk cetakan dalam jumlah kecil. Sementara itu, konstruksinya yang sederhana membuatnya cocok untuk publikasi yang dijilid tangan.

