Dalam industri buku dan penerbitan, jenis kulit yang disebut "roan" digunakan untuk penjilidan buku. Orang lebih menyukai kulit roan karena penjilidan buku yang bagus karena ketangguhannya, kelenturannya, dan tampilannya yang menarik.
Kulit roan terbuat dari kulit domba atau kambing yang disamak atau diwarnai untuk menciptakan tampilan yang serupa pada kulit tersebut. Pewarna atau pigmen dalam larutan digunakan untuk mewarnai kulit. Prosesnya melibatkan perendaman dalam larutan pewarna agar warna dapat meresap. Prosedur ini memberikan warna, sentuhan, dan kilau yang seragam, menjadikan kulit roan unik di antara jenis kulit lainnya. kulit penjilidan buku.
Kulit Roan tersedia dalam berbagai warna, mulai dari merah, hitam, dan cokelat tradisional hingga warna hijau dan biru modern. Meskipun warna kulit Roan yang dipilih akan memengaruhi tampilan buku, jenis kulit ini memberikan sentuhan elegan pada buku tersebut.
Selain dari segi estetika, kulit roan juga memiliki beberapa fitur yang membuatnya layak untuk digunakan mengikat bukuSampulnya tahan lama karena cukup kokoh untuk mencegah robekan meskipun sering digunakan. Kulit roan yang lentur membuat buku mudah dibuka dan diletakkan rata di atas meja, sekaligus memberikan kenyamanan optimal bagi pembaca.
Secara umum, kulit roan digunakan dalam buku dan industri penerbitan karena selain memperindah sampul buku, hal itu juga meningkatkan daya tahan dan kegunaan buku dengan jilid berkualitas tinggi.

