Tepi berlapis emas adalah tepi halaman buku yang berwarna emas. Tepi berlapis emas dibuat dengan terlebih dahulu melapisi tepi halaman buku dengan perekat, kemudian menaburkan lembaran emas di atas perekat tersebut. Setelah lembaran emas diaplikasikan, lembaran tersebut dipoles dengan alat yang disebut kuas pelapis emas.
Tepi buku berlapis emas dulunya merupakan tanda kualitas sebuah buku. Tepi berlapis emas masih digunakan pada beberapa buku kelas atas, tetapi bukan lagi bagian yang diperlukan dalam proses pembuatan buku dan bukan indikator yang baik untuk kualitas sebuah buku.
Selain itu, pinggiran berlapis emas, juga disebut pelapisan emas , adalah pinggiran halaman buku yang diwarnai emas. Lapisan emas diaplikasikan pada pinggiran halaman setelah halaman dipotong dan buku dijilid.
Tepi berlapis emas dulunya dianggap sebagai tanda kualitas sebuah buku. Hingga kini, tepi berlapis emas masih umum ditemukan pada Alkitab, kamus, dan buku-buku lain yang dirancang untuk tahan lama —tepi berlapis emas juga dapat membantu mencegah halaman buku menguning seiring waktu.
Beberapa orang menyukai tampilan tepi berlapis emas dan menganggapnya menarik secara estetika. Yang lain lebih menyukai tampilan alami halaman tanpa hiasan dan lebih suka tidak berlapis emas.
Namun, tepian berlapis emas tidak hanya untuk mempercantik tampilan. Tepian berlapis emas juga membantu menjaga halaman buku tetap datar, sehingga lebih mudah dibaca. Tepian berlapis emas juga membantu mencegah halaman menjadi terlalu tebal.
Tepi Berlapis Emas merupakan bagian penting dari proses penjilidan buku, dan membantu membuat buku tampak dan terasa lebih mewah. Jika Anda mencari hadiah istimewa atau buku yang akan menjadi kenang-kenangan berharga, carilah buku dengan tepi berlapis emas.

