Ketika sebuah buku memiliki bercak cokelat atau kemerahan di halamannya, hal itu disebut foxing. Bercak-bercak ini biasanya disebabkan oleh paparan jamur, lumut, serangga, air, atau bahan kimia. Foxing dapat memengaruhi sampul dan halaman buku dan dapat bervariasi dalam tingkat keparahannya.
Adanya noda dapat memengaruhi nilai buku. Noda kecil yang tidak mengganggu keterbacaan mungkin hanya berdampak kecil pada nilai buku. Namun, noda yang parah dapat membuat buku tidak laku.
Ada berbagai metode yang tersedia untuk Hapus foxing dari buku. Meletakkan buku dengan sepotong roti di dalam kantong plastik membantu menyerap kelembapan dan memudarkan noda. Teknik lain melibatkan penggunaan larutan yang terdiri dari satu bagian cuka dan tiga bagian air untuk menghilangkan jamur dan lumut.
Noda kosmetik tidak membahayakan buku dan dapat dengan mudah dibersihkan menggunakan kain lembut. Namun, noda struktural dapat menembus ke dalam buku. serat kertas dan menyebabkan kertas menjadi rapuh dan menguning. Kerusakan ini lebih sulit diatasi dan dapat mengakibatkan kerusakan lebih lanjut.
Pencegahan sangat penting untuk menghindari jamur pada buku. Menyimpan buku di lingkungan yang sejuk dan kering mengurangi risiko pertumbuhan jamur yang disebabkan oleh kelembapan yang berlebihan atau penumpukan kotoran akibat kekeringan yang ekstrem.
Untuk keperluan pembersihan, sebaiknya gunakan larutan pembersih yang lembut bersama kain lembut. Air dan sabun harus dihindari karena dapat menyebabkan kerusakan tambahan. Jika terjadi kerusakan parah akibat rubah, konsultasi dengan konservator profesional mungkin diperlukan.

