Pertama Jadi

by David Harris // November 28  

“First Thus” mengacu pada buku-buku yang sebelumnya telah diterbitkan tetapi diterbitkan ulang dengan setidaknya satu elemen baru – misalnya, pengantar baru, kata penutup, atau terjemahan. Terkadang, “first thus” dapat merujuk pada penampilan pertama dalam format tertentu. Misalnya, edisi sampul keras dari buku-buku yang sebelumnya hanya tersedia dalam bentuk sampul lunak dapat dianggap sebagai publikasi yang “first thus”.

"First thus" sering diterapkan pada buku antik dan koleksi. Ketika penjual buku atau kolektor menemukan buku terbitan sebelumnya, mereka mungkin bertanya apakah buku tersebut memenuhi syarat sebagai "first thus". Jika ya, nilainya dapat meningkat secara signifikan karena merupakan barang koleksi.

Dunia penerbitan telah lama dikenal karena mengemas ulang karya-karya lama untuk menarik audiens baru; dengan edisi "cetakan pertama" yang menawarkan penerbit kesempatan lain untuk judul-judul lama ini yang mungkin akan terlupakan, penerbit memberi karya-karya ini kesempatan lain untuk menemukan pembaca – terkadang bahkan menandai kembalinya karya tersebut ke dalam cetakan!

“Edisi Pertama” merupakan sebutan penting dalam penerbitan karena beberapa alasan. Pertama, sebutan ini digunakan untuk menunjukkan edisi baru dari karya yang sudah ada; informasi ini sangat penting bagi pembaca yang ingin memastikan mereka membaca edisi terbaru. Kedua, “Edisi Pertama” sering kali menyertakan materi baru atau revisi yang tidak ada dalam edisi sebelumnya, seperti pengantar atau pembaruan teks yang tidak ditemukan di dalamnya. Ketiga, “Edisi Pertama” juga dapat berfungsi sebagai barang koleksi tersendiri.

tentang Penulis

David Harris adalah penulis konten di Adazing dengan pengalaman 20 tahun menjelajahi dunia penerbitan dan teknologi yang terus berkembang. Sebagai editor, penggemar teknologi, dan penikmat kafein, ia telah menghabiskan waktu puluhan tahun mengubah ide-ide besar menjadi prosa yang memikat. Sebagai mantan Penulis Teknis untuk perusahaan perangkat lunak penerbitan berbasis cloud dan Ghostwriter untuk lebih dari 60 buku, keahlian David mencakup ketepatan teknis dan penceritaan kreatif. Di Adazing, ia menghadirkan bakat untuk kejelasan dan kecintaan terhadap kata-kata tertulis ke setiap proyek—sambil tetap mencari pintasan keyboard yang dapat mengisi ulang kopinya.

iklan mba=18