Buku berukuran elephant folio adalah buku dengan halaman berukuran minimal 23 inci (58 cm) tingginya dan 30 inci (76 cm) lebarnya, terlalu besar untuk dicetak dengan mesin cetak standar. Sebagai gantinya, diperlukan mesin cetak khusus dengan kapasitas lebih besar untuk menyelesaikan pencetakan. Elephant folio umumnya digunakan untuk buku-buku yang berisi ilustrasi yang luas atau detail, seperti atlas, buku sejarah alam, atau karya seni di atas kertas.
Atlas Major berasal dari Eropa abad ke-11 dan menampilkan peta seluruh planet. Folio besar yang terkenal antara lain Birds of America karya John James Audubon (1827-38), yang berisi 435 ilustrasi burung seukuran aslinya, dan Codex Gigas dari abad ke-13.
Karena mahalnya biaya dan sulitnya mencetak, folio gajah sudah tidak lagi disukai sebagai pendekatan untuk menerbitkan jenis buku tertentu; namun, folio gajah masih tetap diminati. format yang mengesankan.
Folio adalah format buku yang populer selama sejarah modern awal. Terdiri dari dua jilid, masing-masing memegang setengah dari teksnya masing-masing. Buku Elephant Folio sering diproduksi selama periode modern awal dan digunakan untuk Alkitab, teks keagamaan, karya filsafat, tulisan ilmiah, dan karya sejarah. Format ini dianggap sebagai format buku terbesar yang diproduksi selama periode modern awal. Folio biasanya dijilid menjadi dua volume, masing-masing berisi setengah dari teks. Folio sering digunakan untuk teks keagamaan seperti Alkitab dan karya-karya dalam filsafat, sains, dan sejarah. Folio adalah format buku utama yang diproduksi selama periode modern awal. Format buku besar ini biasanya terdiri dari dua volume yang dijilid bersama, masing-masing memuat setengah dari teks. Elephant Folio sering digunakan untuk Alkitab dan teks keagamaan lainnya serta karya-karya filsafat, sains, dan sejarah selama periode awal. Folio biasanya berisi dua volume; setiap volume memuat setengah dari teks. Folio umumnya diproduksi sebagai format buku besar, sering digunakan untuk Alkitab dan karya-karya tentang filsafat, sains, atau sejarah. Format ini sering digunakan untuk karya-karya keagamaan seperti Alkitab tetapi juga dapat berisi karya-karya oleh para sarjana filsafat seperti Leibniz.

