Selebaran, atau broadsheet, adalah lembaran kertas besar yang dicetak dengan satu sisi saja dan biasanya memiliki pinggiran dekoratif. Selebaran pertama kali digunakan untuk menyebarkan pengumuman dan proklamasi publik, kemudian untuk mencetak puisi, lagu, dan balada. Selebaran menjadi sangat populer selama abad ke-16 dan ke-17 sebagai cara yang efektif untuk menyebarkan berita dan informasi; biasanya dibuat di atas kertas murah yang dijual dengan harga satu sen per lembar.
Sejak diperkenalkannya mesin cetak, selebaran menjadi sarana yang terjangkau dan mudah diakses untuk menjangkau khalayak luas. Para pencetak akan mendirikan toko di jalan-jalan yang ramai dan menjual barang dagangan mereka langsung kepada orang-orang yang lewat. Sayangnya, banyak selebaran yang tidak pernah dijilid menjadi buku dan karenanya telah hilang; tetapi beberapa masih tersisa dan memberi kita wawasan tentang kehidupan sehari-hari orang-orang di generasi sebelumnya.
Puisi atau lagu broadside dicetak dalam edisi terbatas dan dianggap barang koleksi dikenal sebagai broadsides; teknologi pencetakan digital kini memungkinkan penyair untuk mencetak karya mereka langsung ke printer besar untuk dijual sebagai karya seni.
Pencetakan lembaran besar (broadside printing) telah lama menjadi komponen integral dari sejarah buku dan percetakan, menyediakan cara yang efisien untuk menyebarkan informasi tentang rilis atau pengumuman buku baru, pidato, dan blok teks yang besar. Lembaran besar membantu penulis terhubung dengan pembaca dan membentuk komunitas di sekitar karya mereka sambil membangun keterlibatan penulis melalui penerbitan pengumuman atau pidato pada selembar kertas.
Pencetakan broadside juga relatif hemat biaya bagi bisnis dan organisasi yang ingin mencetak teks dalam jumlah besar tanpa mengeluarkan terlalu banyak uang.

