Arsip adalah tempat penyimpanan sumber primer dengan asal-usul unik yang telah diproses dan dilestarikan sesuai dengan standar dan praktik terbaik yang telah ditentukan. Kertas tersebut secara khusus dirancang untuk bertahan dalam jangka waktu yang lama tanpa perubahan warna atau bentuk degradasi lainnya; kertas ini sering dipilih oleh konservator perpustakaan dan perpustakaan di AS yang membutuhkan karya permanen seperti teks akademis untuk alasan pelestarian.
Pengarsipan memberikan nilai yang sangat besar dengan melacak setiap sumber utama yang disimpannya dan menyediakan dokumen yang diautentikasi untuk ditafsirkan sesuai konteks.
Arsip mengacu pada lokasi fisik tempat bahan sumber utama disimpan dengan aman untuk referensi dan penelitian di masa mendatang. Arsip dapat bersifat publik atau privat dan idealnya harus disimpan di dalam bangunan yang dibangun khusus yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan penyimpanannya.
Arsip berfungsi terutama untuk penelitian. Para akademisi dan peneliti lain memanfaatkan arsip untuk menyelidiki sumber-sumber utama yang terkandung di dalamnya – baik secara langsung di arsip itu sendiri maupun dengan meminta salinannya.
Koleksi arsip menyediakan sumber utama yang dapat membantu para pendidik mengajarkan tentang sejarah, seni, dan mata pelajaran lainnya. Arsip juga sering menyelenggarakan program publik seperti tur, ceramah, dan pameran di lokasi mereka.
Pelestarian arsip buku sangat penting karena berbagai alasan. Pengarsipan membantu melindungi buku dari kerusakan sekaligus memperpanjang keindahannya; selain itu, kondisi penyimpanan yang tepat dapat meningkatkan nilai sekaligus membantu melestarikan sejarah dan isinya untuk generasi mendatang.
Akses mudah memberikan evaluasi yang cepat dan praktis. Ini dapat membantu penilaian nilai atau signifikansi.

